
ANGGONDARA – Selasa,28 juli 2026- Mahasiswa Kuliah Kerja Nyata (KKN) Tematik Literasi di Desa Anggondara berhasil melaksanakan seminar program kerja sebagai tahap awal pelaksanaan kegiatan pengabdian kepada masyarakat. Kegiatan ini menjadi momentum untuk memperkenalkan sekaligus menyosialisasikan berbagai program yang akan dijalankan selama masa KKN dengan tujuan meningkatkan kesadaran masyarakat mengenai pentingnya budaya literasi sebagai fondasi dalam membangun sumber daya manusia yang berkualitas.
Seminar yang digelar di Desa Anggondara tersebut dihadiri oleh Kepala Desa Anggondara, Ketua Karang Taruna, Ketua Dewan Perwakilan Desa, Badan Permusyawaratan Desa (BPD), Ketua Lembaga Pemberdayaan Masyarakat (LPM), tokoh masyarakat, tenaga pendidik, para pemuda, serta warga setempat. Tingginya antusiasme peserta terlihat dari partisipasi aktif dalam sesi pemaparan materi maupun diskusi yang membahas pentingnya literasi dalam kehidupan sehari-hari.
Dalam sambutannya, Koordinator Mahasiswa KKN Tematik Literasi menyampaikan bahwa seminar tersebut merupakan langkah awal pengabdian mahasiswa kepada masyarakat Desa Anggondara dalam upaya menumbuhkan budaya literasi guna menciptakan sumber daya manusia yang unggul dan berdaya saing.
Sementara itu, Irfan selaku pemateri seminar menjelaskan bahwa literasi tidak hanya dimaknai sebagai kemampuan membaca dan menulis, tetapi juga mencakup kemampuan memahami, mengolah, serta memanfaatkan informasi secara bijaksana untuk mendukung proses belajar, berpikir kritis, dan menyelesaikan berbagai persoalan dalam kehidupan.
“Melalui seminar ini, kami mengajak seluruh elemen masyarakat untuk bersama-sama membangun budaya literasi yang dimulai dari lingkungan keluarga, sekolah, hingga masyarakat. Literasi merupakan salah satu kunci penting dalam meningkatkan kualitas pendidikan sekaligus mendukung pembangunan desa,” ujar Irfan.
Selain memaparkan program kerja yang akan dilaksanakan selama masa KKN, mahasiswa juga memperkenalkan sejumlah kegiatan yang berfokus pada peningkatan minat baca masyarakat. Program tersebut meliputi pendampingan perpustakaan desa, edukasi literasi digital, pembentukan pojok baca, kegiatan mengulas buku, serta berbagai bentuk pemberdayaan masyarakat berbasis literasi.
Pemerintah Desa Anggondara menyampaikan apresiasi atas inisiatif mahasiswa KKN yang menghadirkan berbagai program edukatif bagi masyarakat. Pemerintah desa berharap seluruh program yang telah disusun dapat terlaksana dengan baik serta memberikan manfaat yang berkelanjutan, sehingga dampak positifnya tetap dirasakan masyarakat meskipun masa KKN telah berakhir, khususnya dalam membangun budaya literasi di desa.
Seminar ini menjadi awal terjalinnya kolaborasi antara mahasiswa KKN, pemerintah desa, dan masyarakat dalam mewujudkan Desa Anggondara sebagai desa yang memiliki budaya literasi yang kuat. Melalui sinergi tersebut, diharapkan lahir generasi yang cerdas, kritis, inovatif, serta mampu beradaptasi dengan perkembangan zaman.
Melalui KKN Tematik Literasi, mahasiswa tidak hanya menjalankan kewajiban pengabdian kepada masyarakat, tetapi juga berupaya memberikan kontribusi nyata dalam meningkatkan kualitas pendidikan dan memperkuat budaya literasi sebagai bagian dari pembangunan desa yang berkelanjutan.
Penulis: Nakril
